SEKILAS INFO
: - Jumat, 12-08-2022
  • 9 bulan yang lalu / PEMBELAJARAN TATAP MUKA TERBATAS 
Penghapusan Perbudakan

apakah kalian pernah dengar kata perbudakan? apakah kalian tau ada hari penghapusan perbudakan internasional? yuk mari simak artikel dibawah ini.

Perbudakan
merupakan salah satu bagian dari sejarah kelam umat manusia. Istilah ini “mengacu pada pengendalian seseorang oleh orang lain secara paksa”. Perbudakan biasanya terjadi untuk memenuhi kebutuhan “akan buruh, tenaga kerja, atau bahkan kegiatan seksual”.

Orang yang dikendalikan dalam perbudakan disebut dengan budak. Dan seorang budak dianggap oleh hukum sebagai properti, atau barang, dan akan kehilangan sebagian besar hak-haknya, yang biasanya dimiliki oleh orang pada umumnya.

Penghapusan perbudakan.
Pada tanggal 2 Desember 1949, Konvensi Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) untuk Memberantas Perdagangan Manusia dan Eksploitasi untuk Melacurkan Orang Lain (UN Convention for the Suppression of The Trafficking in Persons and the Exploitation of the Prostitution of Other) disahkan.

kejadian inilah yang kemudian menandai dipilihnya 2 Desember sebagai Hari Internasional untuk Penghapusan Perbudakan.

Resolusi Majelis Umum PBB No. 317 (IV) mengutuk perdagangan (trafiking) manusia untuk tujuan di dalam maupun luar negeri, menghapus persyaratan bahwa perekrutan harus dilakukan secara paksa atau dengan kekerasan, membuat perdagangan mungkin saja terjadi bahkan jika ada persetujuan dari korban, dan membuat pencarian keuntungan dari pelacuran sebagai perbuatan yang ilegal.

nah, sudah tau kan perbudakan dan kenapa ada hari penghapusan perbudakan internasional? walaupun sudah disahkan sejak 1949 oleh PBB ternyata perbudakan di era modern masih ada loh, menurut kalian apa saja perbudakan di era modern ini? yuk simak penjelasan berikut.
Menurut Organisasi Buruh Internasional (ILO) yang dilansir dari laman resmi United Nations, lebih dari 40 juta orang di seluruh dunia menjadi korban perbudakan modern. Meskipun perbudakan modern tidak didefinisikan dalam undang-undang, ini digunakan sebagai istilah umum yang mencakup praktik-praktik seperti kerja paksa, pernikahan paksa, dan perdagangan manusia.

Pada dasarnya perbudakan di sini merujuk pada situasi eksploitasi yang tidak dapat ditolak atau ditinggalkan oleh seseorang karena ancaman, kekerasan, pemaksaan, penipuan, dan/atau penyalahgunaan kekuasaan.

Selain itu, lebih dari 150 juta anak menjadi subjek pekerja anak, terhitung hampir satu dari sepuluh anak di seluruh dunia.

Pengumuman Terbaru

INFO PPDB